NEWS

Kapten Arsenal Laurent Koscielny menolak untuk melakukan tur pra-musim bersama seluruh tim ke Amerika Serikat. Pemain Prancis tersebut diharapkan menjadi bagian dari pasukan yang terbang ke Amerika Serikat dalam rangka tur pramusim pada pekan ini. Namun dirinya mengatakan bahwa tidak akan berangkat hal tersebut dikarenakan kontraknya yang akan berakhir pada musim 2019-2020.

Koscielny ingin kembali ke Prancis dan telah meminta Arsenal untuk melepaskannya dari kontrak, dilaporkan dirinya menjadi target klub-klub Prancis seperti Bordeaux, Rennes dan Lyon. Pemain berusia 33 tahun tersebut bergabung dengan Arsenal pada Juli 2010 dengan biaya sekitar 10 juta poundsterling. Dia telah bermain sebanyak 353 kali untuk The Gunners dan memenangkan Piala FA dua kali, pada musim 2013-14 dan 2014-15.

Pihak Arsenal menegaskan bahwa mereka sangat kecewa atas tindakan dirinya. "Kami sangat kecewa dengan tindakan Laurent, yang bertentangan dengan instruksi kami berikan. Kami berharap untuk menyelesaikan masalah ini dan tidak akan memberikan komentar lebih lanjut saat ini." Penerbangan itu dijadwalkan berangkat pukul 12:30 waktu setempat dan dirinya tak hadir pada saat itu, untuk saat ini dirinya akan diberikan hukuman yang setimpal. Dimana langkah disipliner akan di ambil oleh pihak klub dan jika ia menolak untuk melakukannya maka akan melanggar kontrak.

Menurut kabar yang beredar, Bordeaux dilaporkan telah menawarkan kontrak tiga tahun untuk Koscielny. Namun saat ini kedua pihak di kabarkan masih melakukan pembicaraan tentang masa depan karirnya. Tampaknya negosiasi yang telah berlangsung selama beberapa minggu terakhir akan berakhir tanpa kejelasan. Jika Koscielny tidak menambahkan kontraknya maka Arsenal akan semakin kehilangan pemain bertahan mereka di musim depan.